
Semangat tersebut terlihat dalam kegiatan yang diselenggarakan Komunitas Jagoan Desa Banjarnegara pada Rabu (29/7). Sekitar 60 peserta yang terdiri dari petani, ibu rumah tangga, dan mahasiswa mengikuti kegiatan penanaman berbagai komoditas pertanian yang diproyeksikan dapat mendukung kebutuhan bahan baku Program Makan Bergizi Gratis di masa mendatang.
Selain melakukan penanaman, peserta juga berdiskusi mengenai strategi memperkuat ekosistem pangan desa agar hasil pertanian lokal mampu menjadi bagian dari rantai pasok yang berkelanjutan.
Program MBG Mendorong Desa Memaksimalkan Potensi Pertanian
Bagi masyarakat Desa Merden, hadirnya Program MBG membuka perspektif baru mengenai pengelolaan sektor pertanian.
Selama ini, hasil panen sering kali bergantung pada kondisi pasar yang berubah-ubah. Dengan adanya kebutuhan bahan pangan yang berlangsung secara terus-menerus melalui Program MBG, masyarakat melihat peluang untuk memperkuat produksi sekaligus membangun sistem distribusi yang lebih terarah.
Potensi tersebut mendorong masyarakat untuk mulai mempersiapkan diri agar hasil pertanian desa memiliki kualitas dan kapasitas yang mampu memenuhi kebutuhan program.
Ekosistem yang Menghubungkan Petani dan Masyarakat
Ketua Komunitas Jagoan Desa Banjarnegara, Pak Toto, mengatakan bahwa pembangunan desa akan memberikan manfaat yang lebih besar apabila seluruh potensi lokal dapat saling terhubung dalam satu sistem.
Menurutnya, Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu momentum untuk memperkuat hubungan tersebut.
"Kami ingin membangun sebuah ekosistem. Petani menanam, hasil panen terserap, masyarakat memperoleh manfaat ekonomi, dan kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis dapat dipenuhi dari potensi desa sendiri. Ketika rantai ini berjalan, yang tumbuh bukan hanya sektor pertanian, tetapi ekonomi desa secara keseluruhan," ujar Pak Toto.
Ia menjelaskan bahwa selama ini Komunitas Jagoan Desa terus mendorong masyarakat agar memandang pertanian sebagai bagian dari pembangunan ekonomi desa.
Melalui berbagai kegiatan pemberdayaan, masyarakat didorong untuk meningkatkan kualitas produksi sekaligus memperkuat kesiapan dalam memenuhi kebutuhan pangan yang terus berkembang.
Nilai Tambah Tidak Berhenti di Lahan Pertanian
Pak Toto menilai bahwa manfaat pertanian tidak hanya terletak pada hasil panen yang diperoleh petani.
Apabila hasil pertanian dapat terserap dalam rantai pasok Program MBG, maka aktivitas ekonomi akan berkembang ke berbagai sektor lain, mulai dari distribusi, pengolahan hasil pertanian, hingga berbagai usaha kecil yang mendukung kebutuhan pangan.
Dengan demikian, manfaat ekonomi tidak berhenti di lahan pertanian, tetapi mengalir ke berbagai aktivitas masyarakat yang saling terhubung.
Petani Lokal Menjadi Bagian Penting Pembangunan Desa
Sekretaris Desa (Carik) Merden menilai bahwa pelibatan petani lokal dalam penyediaan bahan baku Program MBG merupakan langkah penting untuk memperkuat kemandirian desa.
Menurutnya, ketika kebutuhan pangan dapat dipenuhi dari hasil pertanian masyarakat sendiri, manfaat ekonomi akan lebih banyak dinikmati oleh warga desa.
"Yang kami harapkan bukan hanya keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis, tetapi bagaimana program ini mampu menciptakan kesejahteraan yang dirasakan masyarakat. Ketika hasil panen petani terserap, pendapatan meningkat, dan aktivitas ekonomi desa tumbuh, maka manfaatnya akan dirasakan secara berkelanjutan," tutur Carik Desa Merden.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian besar aktivitas pertanian di Desa Merden dijalankan oleh perempuan. Karena itu, berkembangnya rantai pasok pangan melalui Program MBG diharapkan turut memperkuat pemberdayaan ekonomi perempuan yang selama ini menjadi salah satu kekuatan utama sektor pertanian desa.
Memperkuat Sinergi Melalui Konsolidasi
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, peserta juga mengikuti briefing menjelang konsolidasi Komunitas Jagoan Desa Banjarnegara yang dijadwalkan berlangsung pada 30 Juli 2026 bersama Pak Budiman Sudjatmiko.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarwarga sekaligus menyamakan langkah dalam mengembangkan berbagai program pemberdayaan yang telah berjalan di Desa Merden.
Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, komunitas, dan generasi muda diharapkan mampu mempercepat pengembangan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan berbasis desa.
Semangat Bersama Membangun Desa
Di sela kegiatan, peserta turut melakukan dokumentasi bersama sebagai bentuk apresiasi terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui tagar #KamiBersamaPresiden.
Dokumentasi tersebut menggambarkan semangat gotong royong masyarakat dalam membangun desa melalui penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat.
Desa Menjadi Titik Awal Pertumbuhan Ekonomi
Pengalaman Desa Merden menunjukkan bahwa Program Makan Bergizi Gratis memiliki potensi untuk menghadirkan manfaat yang lebih luas ketika didukung oleh partisipasi aktif masyarakat.
Melalui penguatan sektor pertanian, keterlibatan petani lokal, serta kolaborasi berbagai elemen desa, Program MBG perlahan membentuk sebuah ekosistem yang menghubungkan produksi pangan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dari kebun dan sawah yang dikelola warga hingga pangan bergizi yang tersaji di meja makan, setiap mata rantai memberikan nilai tambah bagi desa. Dengan terus memperkuat potensi lokal, Desa Merden berharap dapat menjadi contoh bagaimana pembangunan berbasis masyarakat mampu menciptakan ekonomi desa yang lebih tangguh, mandiri, dan berkelanjutan.
.png)












