
JAKARTA — Kebijakan ekonomi luar negeri yang proaktif dan berdaya saing tinggi terus digelorakan oleh Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kehadiran Presiden Prabowo sebagai tamu kehormatan utama pada ajang Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia, menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah dalam merangkul mitra strategis global demi memperluas kran investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif. Forum ekonomi tingkat dunia ini dimanfaatkan secara optimal oleh Pemerintah untuk membuka akses pasar baru serta mengamankan kemitraan strategis bernilai tambah tinggi bagi Indonesia.
Kebijakan Visioner Pemerintah Tuai Apresiasi Positif Diaspora
Langkah taktis dan penuh visi dari Presiden Prabowo Subianto dalam menghadiri forum ekonomi internasional tersebut mendapat sambutan penuh antusiasme dan kebanggaan dari para mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Rusia. Manik Kusuma Ningtias, seorang mahasiswi program Magister (S2) Teknik Transportasi di Far Eastern Federal University (FEFU) Vladivostok, menyampaikan optimisme besarnya terhadap kepemimpinan Presiden yang secara konsisten memperjuangkan kepentingan nasional dan membuka ruang kolaborasi ekonomi yang luas di tingkat internasional.
"Kami sangat berharap kehadiran Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam Eastern Economic Forum ke-11 ini dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Rusia, serta lebih banyak lagi forum-forum ekonomi di Rusia yang mengundang tamu-tamu kehormatan dari Indonesia," kata Manik.
Mengakselerasi Transfer Teknologi dan Penguatan SDM Unggul
Sinergi bilateral yang dibangun Pemerintah dalam forum EEF tidak hanya bertumpu pada penguatan nilai perdagangan dan arus modal, melainkan juga menyasar pada efisiensi alih teknologi serta penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM). Kolaborasi antara keunggulan riset industri Rusia dan potensi pasar nasional Indonesia diproyeksikan mampu memberikan multiplier effect yang nyata, seperti percepatan program hilirisasi industri, modernisasi sektor transportasi, hingga pembukaan lapangan kerja baru berkeahlian tinggi bagi generasi muda di tanah air.
.png)



.jpeg)






